5 Kali Jual Istri, Suami Dapat Imbalan Rp1 Juta Buka Layanan Threesome

oleh -2 views

Suara.com – Polisi menangkap seorang pria berinisial AN (42) kasus prostitusi dengan menjual istrinya kepada pelanggan melalui media sosial. Terungkap, dalam kasus ini, warga asal Nganjuk, Jawa Timur, sudah lima kali menjual istrinya untuk melayani lelaki lain dalam hasrat seksual.

Dikutip dari Antara, Kasus prostitusi suami istri terungkap setelah polisi menggerebek sebuah hotel di kawasan Kediri beberapa waktu lalu.

“Ini TKP (tempat kejadian perkara) di salah satu penginapan di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Tersangka menjual istrinya kepada seseorang. Pelaku ini menawarkan jasa prostitusi melalui jejaring sosial Facebook,” kata Kapolsek Kediri AKBP Lukman Cahyono , di Kediri, Selasa (6/4/2021).

Ia mengatakan, tersangka berinisial AN (42), warga Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Yang bersangkutan juga tinggal di Desa Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Baca juga:
Pasangan Kasus Threesome dengan ABG Ditangkap Setelah 8 Bulan Menjadi Buronan

Modus yang ditawarkan, pelaku memposting dan menawarkan istrinya di jejaring sosial Facebook untuk berhubungan badan alias threesome cara bayar. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan penyelidikan dan menemukan pelaku di sebuah kamar hotel di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Saat melakukan aksinya, sang suami juga ada di dalam kamar. Orang tersebut sedang menunggu di kamar mandi, sementara pria yang lain dan istrinya berada di ruangan yang sama. Mereka segera dibawa oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku, kata dia, sudah melakukan aksi sebanyak lima kali dengan modus yang sama. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut.

“Setelah kami tangkap dan diperiksa, sekitar lima kali dia menjual istrinya kepada orang lain untuk dijadikan pelacuran. Tersangka ini menikahi istrinya, adik MR sejak 11 September 2004,” ujarnya.

Sementara itu, dari lokasi penggerebekan di dalam kamar, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, yakni uang tunai Rp1 juta, telepon seluler, fotokopi akta nikah, dan alat kontrasepsi bekas. Semua barang bukti diamankan petugas.

Baca juga:
Digerebek warga, suami ketahuan menjual istri di Michat Rp.600 ribu

Atas keterlibatannya dalam kasus prostitusi, polisi akan menuduhnya dengan pasal 296 KUHP dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau denda paling banyak Rp15 ribu dan pasal 506 dengan pidana kurungan tiga bulan.