4 Ormas mempertanyakan Ijin Oprasi Proyek Galian Tanah yang melintasi Jalan raya Cisoka dan Balaraja

oleh -0 views

ANALISNEWS, TANGERANG – 4 Ormas dari Bppkb Dpac Cisoka, Pemuda Pancasila DPAC Cisoka, Lmpi MAC Cisoka, Lapbas DPAC Cisoka beserta Cabang Cabang yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, Provinsi Baten, khususnya wilayah Cisoka dan Balaraja yang mempersoalkan izin usaha atas tanah tersebut proyek penggalian yang setiap malam melintasi wilayah mereka.
Rabu, (7/4/2021) Sore.

Proyek penggalian tanah yang beroperasi setiap hari melintasi Jalan Raya Cisoka, Balaraja yang menghasilkan lebih banyak penggalian tanpa izin. Kegiatan ini menyebabkan perubahan struktur tanah atau jalan cepat rusak.

Pengguna jalan Pun takut saat akan menyeberang, mereka khawatir hal itu akan terjadi, dan jika terjadi tumpahan tanah, masyarakat khawatir jalan licin dan menimbulkan kecelakaan pada saat hujan.

Deni selaku Ketua BPPKB DPAC Cisoka Kabupaten Tangerang mengatakan “Tiap malam truk tanah yang digali dari Desa Cilayang melintasi wilayah kami di Kecamatan Solear, Cisoka, Balaraja akan cepat rusak di ombak dan jika bergelombang akan menyebabkan bahaya bagi pengguna jalan, misalnya yang kami lihat di depan desa cangkudu, baru diperbaiki, rusak lagi, tidak di tempat lain.

Setiap malam truk darat melewati bukan 1 atau 2 truk tetapi hampir lebih dari 10 truk meskipun Pemerintah telah mencabut Peraturan Penggalian Tanah Daerah C.

dan Kami mempertanyakan izin proyek dan izin tersebut tidak mencukupi untuk pihak desa dan kecamatan, yang jelas permintaan dari pemilik tanah, berapa banyak tanah yang diangkut, kemana diangkut. Sumber daya alam (SDA) harus jelas, sebenarnya tanah ini tidak boleh diperjualbelikan. Yang untung besar, tapi kita sebagai masyarakat hanya penonton, minta aparat terkait bertindak “, Tegas Deni, Ketua BPPKB DPAC Cisoka. (Agi)