3 Langkah Waspada Kecelakaan Mobil | AksesDisini.com | Banten Hari ini

  • Bagikan

SERANG – Risiko kecelakaan mobil tetap ada, meskipun kita sebagai pemilik mobil telah mematuhi rambu-rambu dan lebih waspada saat berkendara di jalan.

Kecelakaan adalah risiko yang akan memaksa Anda untuk mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Sedangkan biaya perbaikan mobil tidaklah murah, baik untuk kerusakan bodi mobil maupun mesin.

Bisakah kecelakaan dihindari 100%? Bisa saja, caranya adalah dengan tidak mengoperasikan kendaraan sama sekali, tapi tentu bukan itu yang kita inginkan.

Untuk mewaspadai risiko finansial yang diakibatkan oleh peristiwa ini, lakukan beberapa langkah yang diberikan oleh financial planner dan financial Educator Lifepal Aulia Akbar CFP®, AEPP®:

Pilih asuransi mobil yang tepat

Satu-satunya produk yang dapat melindungi Anda dari risiko keuangan apa pun jika terjadi kecelakaan, tabrakan, atau pencurian kendaraan adalah asuransi kendaraan.

Sederhananya, beban keuangan yang harus Anda tanggung akibat kecelakaan akan dialihkan ke perusahaan asuransi.

Secara garis besar, asuransi mobil dibagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah total lost only (TLO) yang menjamin kerugian finansial akibat pencurian kendaraan bermotor atau kerusakan berat, yang setara dengan 75% dari harga mobil.

Sementara itu, asuransi mobil all risk akan menanggung semua jenis risiko yang dialami, kecuali ada pengecualian yang disepakati.

Jika Anda tinggal di daerah padat penduduk, pilihlah all risk karena risiko kerusakan ringan cukup tinggi.

Siapkan dana darurat untuk mobil Anda

Ada juga dana darurat untuk mobil yang cukup berguna untuk mengatasi pengeluaran tak terduga terkait kepemilikan mobil. Sebut saja seperti mengganti suku cadang penting seperti ban mobil, aki, dan lain sebagainya.

Selain itu, dana darurat juga sangat berguna jika Anda melakukan klaim asuransi mobil.

Harap diperhatikan, asuransi mobil Anda tidak akan menanggung 100% biaya perbaikan yang timbul karena risiko. Akan ada biaya yang disebut Own Risk (OR) yang umumnya Rp 300 ribu yang harus dibayar oleh pemilik mobil saat melakukan klaim per kejadian.

Tujuan diberlakukannya deductible atau ATAU agar pemilik asuransi mobil tetap berhati-hati dalam mengendarai mobil.

Juga lindungi diri Anda dan keluarga Anda

Tidaklah cukup jika hanya memiliki asuransi yang melindungi mobil. Lindungi diri Anda dengan asuransi kecelakaan diri.

Beberapa asuransi mobil all risk umumnya memiliki manfaat berupa perlindungan kecelakaan diri. Namun besaran santunan kecelakaan diri yang diberikan oleh asuransi mobil bisa jadi dianggap tidak mencukupi, sehingga tidak ada salahnya menambahkan perlindungan berupa asuransi kecelakaan diri.

Biaya pengobatan untuk kecelakaan juga tidak murah. Dan yang lebih parah dari itu, pengemudinya bisa cacat, hingga meninggal dunia akibat kejadian ini.

Ketika pengemudi mengalami cacat total atau meninggal dunia, dan kebetulan menjadi pencari nafkah dalam keluarga, sudah pasti keluarga yang ditinggalkannya akan kehilangan penghasilan bulanannya.

Oleh karena itu, pemilik mobil yang menjadi pencari nafkah juga harus dilindungi oleh asuransi kecelakaan dan jiwa.

(Merah)

  • Bagikan